Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Islam di Afrika dan Asia

A. Islam di Afrika

a. Islam di Mesir

Secara resmi Islam memasuki Mesir pada masa pemerintahan Islam dipimpin oleh Khalifah Umar bin Khattab r.a. (13-23 H/634-644 M). Mesir berpenduduk lebih dari 41.900.000 jiwa yang terdiri dari 38.000.000 jiwa beragama Islam, selebihnya beragama Kristen dan agama minoritas lainnya.

Di Mesir terdapat beberapa universitas salah satunya adalah Universitas Al-Azhar. Dahulunya hanya merupakan Masjid Azhar yang terletak di sebelah utara istana Khalifah Fatimiyah. Masjid ini didirikan tahun 361 H/97 M, yang akhirnya menjadi Universitas Al-Azhar yang terkenal hingga kini.

b. Islam di Libya

Pada tanggal 24 Desember 1951, Libya menjadi sebuah negara merdeka berbentuk kerajaan yang dipimpin oleh seorang raja yaitu Muhammad Idris El-Sanusi atau dikenal dengan Raja Idris I. Namun pada tanggal 1 September 1969 M, Moammar Khaddafi merebut kekuasaan Raja Muhammad Idris El-Mahdi El-Sanusi tersebut. Sejak itu, Libya menjadi republik di bawah komando Dewan Revolusi.

Dalam masa kepemimpinan Khadafi telah banyak hal yang dilakukannya yaitu :

  • Arabisasi dalam segala bidang baik tulisan, istilah, nama jalan dan kantor, hotel, dan lain sebagainya.
  • Negara satu partai, yaitu Arab Sociate Union (ASU), sekaligus dijadikan parlemen.
  • Penegakan hukum Islam seperti qisas, potong tangan, rajam, dan zakat.

Perkembangan Islam di Afrika-Asia

B. Islam di Asia

a. Pakistan

Islam masuk Pakistan pada masa Dinasti Mu'awiyah yang dipimpin oleh seorang Khalifah Abdul Malik bin Marwan (685 M-705 M). Tahun 1947, Pakistan meraih kemerdekaannya atas India sebagai negara demokrasi parlementer. Mohammad Ali Jinnah menjadi gubernur jenderal Pakistan pertama, sedangkan Liaquat Ali Khan menjadi perdana menterinya.

Tahun 1956 M, negara ini berubah menjadi negara republik, tetapi Jenderal Mohammad Ayub Khan mendirikan kekuasaan militer di tahun 1958 M dan terpilih sebagai presiden di tahun 1960 M - 1970 M. Tahun 1968 M, rakyat Pakistan menghendaki kembali kepada negara demokrasi dan suatu sistem pemerintahan yang baru.

Tahun 1970 M pemilu dilaksanakan dan dimenangkan oleh Liga Awami (Pakistan Timur). Tahun 1971 pecah perang saudara, akibat dari ketidakpuasan hasil pemilu, yang akhirnya membawa negara ini mengalami bentrok, antara Pakistan Barat dan Pakistan Timur. Tentara yang dikirim dari Pakistan Barat dapat dipatahkan oleh tentara Pakistan Timur atas bantuan India, yang akhirnya menjadi negara Bangladesh Merdeka.

b. India

Ekspedisi Muslim yang pertama ke India telah dilaksanakan 15 tahun sesudah wafatnya Nabi Muhammad SAW. Sejak itu bangsa Arab banyak berdatangan ke India dari arah Barat Laut hingga abad XVIII M. Pada masa Dinasti Mu'awiyah berkuasa, Islam telah memasuki India.

Pertumbuhan Islam di India agak lambat. Setelah runtuhnya Kerajaan Mughal India, negara ini mengalami ketidakstabilan dalam hal politik, ekonomi, dan lain sebagainya, Karena Inggris dalam memerintah menggunakan cara-cara diktator terhadap rakyat India hingga India mencapai kemerdekaannya di tahun 1947 oleh Inggris.

c. Afghanistan

Islam masuk di Afghanistan pada masa pemerintahan Khalifah Usman bin Affan yang berkuasa selama 12 tahun sejak tahun 644 M - 655 M. Sebelum Islam datang dan berkembang di Afghanistan bangsa ini menganut agama Zoroaster yang amat kuat, selain dari mereka juga ada yang menganut agama Buddha.

d. Rusia

Islam masuk di Rusia sebenarnya hampir bersamaan dengan masuknya Islam ke Asia Tengah, yaitu pada masa Islam diperintah oleh Khalifah Utsman bin Affan tahun 644 M - 656 M. Sebelum Rusia dijadikan sebuah negara republik negara ini dikuasai Uni Soviet. Pada masa keruntuhan negara Uni Soviet, tidak sedikit surat-surat kabar, majalah, dan media lainnya, termasuk media elektronik, menyebutkan bahwasanya masjid-masjid di Rusia dan bekas negara federal Uni Soviet lainnya dijadikan bar, ditutup, diruntuhkan, dijadikan kandang binatang ternak, toko, dan bahkan ditumbuhi rumput-rumputan.

Jumlah umat Islam di Uni Soviet tahun 1983 adalah 40 juta jiwa dari jumlah penduduk seluruhnya 250 juta jiwa, mereka kebanyakan tinggal di bagian selatan negara ini. Sedangkan jumlah umat Islam di Moskow lebih dari 100.000 jiwa. Jumlah masjid di negara Rusia tidak banyak selain masjid-masjid itu pun sepi dari jamaah, karena penduduk Muslimnya belum banyak.

Pendidikan Islam yang bersifat formal tidak ditemukan walaupun yang setaraf dengan pendidikan sekolah dasar. Para orang tua Muslim memberikan pendidikan agama kepada anak-anak mereka melalui pengajian di rumah masing-masing karena menurut pandangan mereka agama adalah urusan individu. Dewasa ini jumlah umat Islam Rusia mencapai 21-28 juta jiwa dari total seluruh penduduknya kurang lebih 142.894.000 jiwa. Angka tersebut didapat setelah Rusia berpisah dari Uni Soviet.

e. Cina

Sebelum Rasulullah SAW wafat, Islam telah tersebar di Cina dengan baik yang disiarkan oleh Sa'ad bin Libaid Al-Hasbsyi. Agama Islam telah memasuki Cina kedua kalinya yaitu pada masa Kerajaan Dinasti T'ang yang berkuasa selama 288 tahun yaitu sejak tahun 618 - 906 M. Pada masa ini Islam telah memasuki Tiongkok.

Pada tahun 1908 M, perkembangan Islam sudah mulai menggembirakan, yaitu dengan adanya perubahan di bidang dakwah, misalnya pengajian yang berbentuk halaqah diubah menjadi sekolah dan perguruan tinggi yang modern.

Jumlah umat Islam di Cina tahun 1930 diperkirakan lebih dari 50.000.000 jiwa yang tersebar diseluruh negeri Cina, dari jumlah penduduk 1.192.000.000 jiwa. Sedangkan jumlah umat Islam dewasa ini kurang lebih 140 juta jiwa dari jumlah penduduk seluruhnya kurang lebih 1.298.487.624 jiwa.

f. Singapura

Di Singapura terdapat suatu Mahkamah Islam yang disebut dengan Mahkamah Syari'ah Singapura, yang tugasnya adalah mengurusi dalam hal kegiatan keislaman, misalnya zakat, wakaf, pernikahan, perceraian, harta warisan, dan sebagainya. Selain Mahkamah Syari'ah Singapura, di negara ini terdapat beberapa organisasi Islam yang bergerak dalam persatuan antar pelajar Islam yang dinamakan dengan PERDAUS (Persatuan pelajar-pelajar Agama Dewasa).

Kegiatan yang dilakukannya adalah dalam bidang kursus, antara lain kursus dakwah dan kursus pernikahan. Organisasi Islam lainnya yaitu MENDAKI, yang didirikan tahun 1981 oleh 9 (sembilan) orang anggota Parlemen Muslim Melayu di Singapura.

Tujuannya adalah meningkatkan status sosial ekonomi masyarakat Muslim Singapura yang lemah dan kurang terdidik (mendapat bantuan dari pemerintah). Tahun 1984, organisasi ini mendirikan sekolah dengan kurikulum yang mengacu kepada pendidikan umum yang kurang mengutamakan pendidikan agama. Ketika organisasi memiliki 3.000 orang pelajar timbul kritikan yang membangun dari berbagai kalangan Islam, bahwasanya mereka (masyarakat Islam Singapura) menginginkan agar kurikulum yang diterapkan dalam sekolah itu tetap mengutamakan pendidikan agama.

g. Thailand

Pada umumnya masyarakat Muslim berdomisili di wilayah selatan yaitu wilayah Pattani, Yala, Marattiwa, dan Satu. Jumlah umat Islam dari keempat daerah ini seluruhnya 80%. Wilayah selatan yang dihuni oleh masyarakat Muslim, kaya akan gas alam di Teluk Siam dan di bagian selatan timur laut.

Sedangkan kekayaan alam lainnya adalah sejumlah kecil mineral lain yang meliputi biji besi, antimon, tungsten, timbel, mangan, emas, perak, dan batu permata, termasuk di dalamnya adalah beras, karet, jagung, rami, tepung tapioka, kayu jati, kapuk, dan lain sebagainya.

Masyarakat Muslim Pattani pada umumnya adalah keturunan Melayu dan tak beragama. Pemerintah Thailand hingga saat ini tidak memperhatikan umat Islam yang mendiami bagian selatan, bahkan mereka memusuhi umat Islam di negeri itu dan dianggap mereka sebagai kaum separatis yang ingin memisahkan diri.

Umat Islam di bawah pemerintahan Buddhis sangat memprihatinkan. Mereka mengalami kemiskinan, penderitaan, tekanan, intimidasi, anarkis, termasuk di dalamnya adalah keterbelakangan dalam hal pendidikan baik umum maupun agama. Mereka hanya diberi kesempatan untuk mengeyam pendidikan sampai tingkat SMA saja.

h. Filipina

Islam masuk negara Filipina yaitu pada tahun 1360 M melalui Malaysia dan Indonesia, yaitu 67 tahun setelah berdirinya Kekaisaran Majapahit di Jawa yang diperintah oleh raja pertamanya, Raden Wijaya yang berkuasa dari tahun 1293 - 1309 M. Pada masa itu, Islam telah menyebar ke wilayah Filipina Selatan, yaitu di Pulau Mindanau.

Pada abad ke-15 M, orang-orang muslim telah berhasil mendirikan kerajaan Islam di Pulau Mindanau dengan tentara yang terlatih dan kuat. Selain Mindanau sebagai basis kekuasaan Islam, Pulau Basilan, Pulau Sulu, dan Palawa juga merupakan basis kekuasaan Islam. Dari beberapa wilayah tersebut yang tersebar di Filipina, mereka mendirikan kerajaan Islam. Dari kerajaan-kerajaan Islam itulah Islam meluas ke wilayah lainnya baik Filipina bagian tengah, timur, dan utara.

i. Malaysia

Umat Islam Malaysia telah berkembang pesat jauh sebelum kedatangan orang-orang Spanyol di negeri itu pada tahun 1511 M. Islam sampai ke Malaysia dibawa oleh para pedagang Arab, Persia, dan India bagian Gujarat yaitu sejak abad ke-7 M.

Umat Islam Malaysia dewasa ini dikatakan amat beruntung karena pemerintah Malaysia telah memberikan beberapa fasilitas dakwah yang memadai, misalnya masjid-masjid dibangun di berbagai kota dan daerah, imam, khatib, bilal, dan pengurus masjid mendapatkan gaji bulanan dari pemerintah.

Kedudukan Agama Islam di Malaysia telah diatur melalui Konstitusi Malaysia yaitu dalam Perkembangan Persekutuan. Menurut Konstitusi Malaysia, setiap orang bebas menganut dan mengamalkan agama masing-masing, tetapi dalam penyebarannya harus tunduk kepada ketentuan konstitusi.

Konstitusi menyatakan, agama Islam adalah agama negara. Undang-undang dari negara bagian dapat mengontrol atau melarang propaganda suatu agama atau kepercayaan lain terhadap orang-orang Islam. Dengan demikian, pemerintah melindungi orang-orang Islam dari propaganda agama-agama atau kepercayaan di luar Islam.

Baca juga selanjutnya di bawah ini


Perkembangan Islam di AS dan Eropa

j. Brunei Darussalam

Brunei Darussalam masa lampau memiliki wilayah yang luas yaitu seluruh Kalimantan dan Kepulauan Filipina. Negara ini termasuk negara terkaya di dunia. Produksi minyak yang dimilikinya mencapai lebih dari 60 juta barrel dan gas alamnya mencapai 5 jutaan ton per tahun.

Islam masuk Brunei Darussalam pada abad ke-15 M melalui Kalimantan. Jumlah umat Islam saat ini di Brunei mencapai 65% dari jumlah keseluruhan penduduknya. Dakwah Islam yang dilakukan di negeri ini sering oleh para dai yang didatangkan dari Indonesia termasuk tenaga pengajar dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan, terutama ilmu-ilmu agama dan bahasa Arab.

Post a Comment for "Islam di Afrika dan Asia"