Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Islam berkembang di Australia timur-barat

a. Islam di Australia Timur

Orang-orang Afghanistan di Australia Timur telah banyak membangun masjid dan musala. Seperti masjid di wilayah Adelaide, Farina, Maree, Oodnadatta, dan Alice Springs, terletak di bagian tengah Australia. Masjid pertama yang mereka bangun ialah di wilayah Maree.

b. Islam di Australia Barat

Umat Islam di kota ini mencapai lebih dari 12.000 jiwa berasal dari negara-negara Afghanistan, Malaysia, Indonesia dan negara-negara Muslim lainnya. Sedangkan jumlah penduduk Muslim terbanyak berdomisili di kota Perth, memiliki 3 buah masjid yang indah dan besar.

Diantaranya Masjid Afghanistan, Masjid Islamic Council, dan Masjid Turki. Di Universitas Western Australia juga diadakan shalat Jum'at berjamaah. Masjid tertua di Perth ialah Masjid Afghanistan yang dibangun tahun 1905.

Perkembangan Islam di Australia

c. Sydney

Jumlah umat Islam Sydney lebih dari 120.000 jiwa terdiri dari orang-orang Turki, Libanon, Arab, Eropa, Yugoslavia, Albania, Pakistan, Malaysia, Indonesia dan bangsa-bangsa lainnya. Usaha yang mereka lakukan ialah membangun 4 buah masjid dan organisasi sebagai media penyiaran Islam.

d. Melbourne

Jumlah umat Islam di kota ini lebih dari 120.000 jiwa. Berasal dari Libanon, Turki, Yugoslavia, Afghanistan, Albania, Mesir, Pakistan, Indonesia, dan negara-negara lainnya di dunia. Jumlah masjid di kota ini terdiri dari 7 buah. Masjid yang cukup besar berada di Victoria dengan nama Preston Islamic Center dan Masjid Umar bin Khattab. Di kota ini terdapat pula 5 organisasi Islam yang didirikan oleh orang-orang Turki, Indonesia dan bangsa-bangsa Muslim lainnya.

Baca juga selanjutnya di bawah ini


Islam di Afrika dan Asia

e. Canberra

Jumlah umat Islam Canberra lebih dari 2.000 jiwa terdiri dari para diplomat dari negara-negara Islam, cendekiawan, para mahasiswa di kampus Australia National University, dan para imigran dari berbagai negara di dunia, misalnya Libanon, Yugoslavia, dan lain sebagainya.

Masyarakat Islam Indonesia di Canberra aktif melakukan dakwah Islamiyah melalui pengajian, majelis taklim, dan lain sebagainya. Sedangkan orang-orang Libanon aktif melakukan dakwahnya melalui sebuah organisasi yang dinamakan Islamic Sociaty of Act (Australia Capital Territory) yang diketuai Muhammad Omari dari Libanon.

Post a Comment for "Islam berkembang di Australia timur-barat"